AGEN BOLA TERPERCAYA | AGEN BOLA ONLINE | AGEN BOLA INDONESIA | AGEN BONUS BOLA

Sabtu, 02 Januari 2021

Judi Online - Bukan ke Italia, Olivier Giroud Bakal Lanjutkan Karir di Spanyol?

Judi Online

Bukan ke Italia, Olivier Giroud Bakal Lanjutkan Karir di Spanyol?

Judi Online - Spekulasi berkenaan masa depan Olivier Giroud memasuki babak baru. Striker gaek Chelsea itu dilaporkan akan menjajaki karir di Spanyol.

Judi Online - Bukan ke Italia, Olivier Giroud Bakal Lanjutkan Karir di Spanyol?
Judi Online - Bukan ke Italia, Olivier Giroud Bakal Lanjutkan Karir di Spanyol?

Sejak tahun lalu, Giroud sebetulnya dirumorkan inginkan meninggalkan Chelsea. Setelah ia tidak menjadi striker utama The Blues di bawah kepemimpinan Frank Lampard.


Judi Online QQjelas.com Musim ini, keadaan Giroud tidak kunjung membaik. Sehingga Giroud dilaporkan inginkan cabut berasal dari Chelsea di bursa transfer kali ini untuk beroleh jam bermain yang lebih reguler.


Beredar kabar bahwa Giroud diminati sejumlah tim papan atas Italia. Namun Rai Sport mengklaim bahwa Giroud kini berpotensi melanjutkan karirnya di Spanyol, dikarenakan Atletico Madrid meminati jasanya.


Laporan tersebut mengklaim bahwa Atletico selagi ini terlampau perlu striker baru.


Beberapa hari yang lalu, mereka baru memutus kontrak Diego Costa. Praktis mereka hanya punyai Luis Suarez sebagai striker tengah mereka, sesudah mereka meminjamkan Alvaro Morata ke Juventus.

Judi Online - Bukan ke Italia, Olivier Giroud Bakal Lanjutkan Karir di Spanyol?

Simeone di informasikan menyukai type bermain Giroud. Jadi Simeone menilai sang striker bisa menjadi alternatif yang bagus untuk memperkuat lini serang Los Rojiblancos.


Menurut laporan tersebut, Simeone terlampau tertarik untuk mendatangkan Giroud ke Spanyol.


Ia berani menjanjikan jam bermain yang lumayan banyak bagi sang striker. Karena Atletico hanya punyai satu striker selagi ini dan mereka akan dihadapkan bersama banyak pertandingan.


Jadi Giroud bisa beroleh jam bermain yang lebih banyak kendati ia bukan striker utama Los Rojiblancos.


Dalam wawancaranya baru-baru ini, Giroud menampik kabar bahwa ia inginkan pergi berasal dari Chelsea.


Sang striker siap bertahan meski ia mengaku kurang nyaman hanya menjadi pemain cadangan di Chelsea Judi Online QQjelas.com.

Jumat, 13 November 2020

Inter Milan Siap Tukar Christian Eriksen dengan Pemain PSG

Judi Online - Christian Eriksen berpeluang meninggalkan Inter Milan pada bursa transfer Januari 2020. Menurut La Gazzetta dello Sport, Jumat (13/11/2020), Nerazurri berencana menukarnya dengan pemain Paris Saint-Germain, Leandro Paredes.

Nasib Christian Eriksen di Inter Milan jauh dari mengesankan. Alih-alih menjadi tulang punggung tim, ia malah hanya menjadi pemain pelapis. 


Judi Online24jam Gudangproduk.com Tak heran, ia secara tersirat mengisyaratkan ingin pergi dari Giuseppe Meazza ketika bursa transfer pemain kembali dibuka. Ada sinyal positif keinginannya itu akan tercapai. 


Menurut La Gazettan dello Sport yang dikutip Football Italia, Inter Milan kepincut ingin memboyong Leandro Paredes yang sudah lama diincar. Sang pemain juga masuk radar bidikan Manchester United. 


Mantan pemain Empoli dan AS Roma itu hampir gabung Inter Milan pada masa lalu ketika kedua klub bernegosiasi tentang transfer Mauro Icardi dan Milan Skriniar ke PSG.


Nerazurri dikabarkan hanya menerima proposal peminjaman untuk Christian Eriksen. Namun, Presiden Inter Milan, Steven Zhang, lebih suka menjual sang pemain secara permanen. 


Sebelumnya, Christian Eriksen mencurahkan perasaan terkait nasibnya yang sering duduk di bangku cadangan. Eriksen mengaku tak menduga dirinya hanya menjadi pelapis di Inter.


Christian Eriksen tak menjadi pilihan utama pelatih Inter Milan, Antonio Conte. Diboyong dari Tottenham Hotspur pada Januari 2020, pemain asal Denmark itu lebih sering duduk di bangku cadangan ketimbang tampil di lapangan.


Musim ini, Eriksen baru membukukan 301 menit tampil dari tujuh pertandingan yang dimainkannya di semua ajang. Sebagian besar laga yang dimainkan Eriksen bermula dari bangku cadangan.


"Situasi saat ini bukan seperti yang saya impikan. Saya rasa semua pemain ingin bermain sebanyak mungkin, akan tetapi pelatih pada akhirnya memutuskan siapa yang bermain di lapangan," kata Christian Eriksen kepada TV2 Sport seperti dikutip Football Italia, Jumat (13/11/2020).


Eriksen benar-benar tak bisa mengerti dengan nasibnya saat ini di Inter. Namun, sebagai pemain profesional dirinya tetap menghormati keputusan Conte sebagai pelatih Inter Milan.


"Ini merupakan situasi yang sangat aneh karena suporter ingin melihat saya lebih banyak bermain. Begitu juga dengan saya, namun pelatih memiliki ide yang berbeda dan sebagai pemain saya harus menghormati itu," ujar Eriksen.Christian Eriksen memang masih terikat kontrak jangka panjang bersama Inter Milan yakni sampai 30 Juni 2024. Namun, pemain berusia 28 tahun itu tak ingin menutup peluang untuk hengkang ke klub lain, mengingat situasinya saat ini sedang sulit di Inter.


"Untuk saat ini, saya hanya berkosentrasi pada permainan sepak bola. Lalu, kita akan melihat kapan bursa transfer terbuka apakah akan terjadi sesuatu atau tidak," ucap Eriksen.


Paris Saint-Germain kabarnya menjadi klub yang tertarik mengamankan jasa Eriksen. Klub asal Prancis itu siap melayangkan tawaran resmi kepada I Nerazzurri pada bursa transfer Januari 2021.


Sumber: Football Italia

Pemain Asing PSS Meriahkan Aksi Sosial di Tawangmangu

Judi Online - Dua pemain asing PSS Sleman, Guilherme Batata dan Yevhen Bokhasvili memeriahkan sebuah laga amal di lereng gunung Lawu atau tepatnya di lapangan desa Plumbon, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (13/11/2020).

Keduanya mendapat undangan secara khusus dan resmi untuk sebuah kegiatan amal, yakni membantu warga kurang mampu di desa Plumbon.


Judi Online24jam Gudangproduk.com Selain itu, laga itu juga menggalang bantuan untuk seorang pegiat sepak bola setempat yang belum lama ini mengalami kecelakaan kerja hingga kedua tangan harus diamputasi.


Yevhan dan Batata tergabung dalam satu tim bersama rekannya di PSS, Dimas Galih Gumilang. Juga sejumlah pemain dari Liga 1 maupun Liga 2 seperti Eki Taufik (Persela Lamongan), Susanto, Nanang Asripin dan Muhammad Isa dari Persis Solo.


Tim yang ia perkuat menang tipis 2-1 dalam laga eksibisi bertajuk amal tersebut. Guilherme Batata membuktikan kualitasnya dengan mencetak gol cantik dari luar kotak penalti. Sementara Yevhen gagal mencetak gol.


Masyarakat yang menyaksikan sangat terhibur dengan kehadiran pemain-pemain nasional, terutama ekspatriat andalan PSS Sleman. Kesempatan yang jarang didapatkan selama kompetisi ditangguhkan akibat pandemi COVID-19.


Inisiator laga amal, Tony Suhatman menuturkan, kedatangan pemain profesional dan asing dari klub Liga , adalah murni untuk menghimpun dana untuk membantu warga yang tengah kesulitan di masa pandemi. Pihaknya juga sudah meminta izin resmi dari PSS.


"Kami sudah meminta izin resmi dengan manajemen PSS dan diperbolehkan karena memang murni untuk pertandingan amal, bukan yang lain seperti tarkam," terang Tony saat dijumpai Bola.com.


"Jadi kami menjemput mereka berdua dari Sleman, begitupun mengantarkannya kembali. Kami sangat berterima kasih atas perhatian dari Batata dan juga Yevhen bisa meluangkan waktunya dan berbagi berkah di Tawangmangu ini," ujarnya.

Rabu, 11 November 2020

Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic Pemain Immortal

Judi Online - Manajer Everton, Carlo Ancelotti menyebut Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic adalah pemain abadi.

Judi Online Cristiano Ronaldo dan Zlatan Ibrahimovic Pemain Immortal

Ancelotti tak mengira Zlatan masih tetap ganas pada usianya yang mencapai 39 tahun.

Judi Online24jam Gudangproduk.com Ketika Ibra pergi bermain di Amerika, saya pikir itu adalah kariernya yang terakhir. Sebaliknya, dia mencetak gol di semua pertandingan. Sekarang dia kembali ke Italia, saya pikir itu adalah akhir dan, sekali lagi, dia mencetak gol setiap pekan. Tanyakan padanya apakah saya menginginkannya di Napoli," kata Ancelotti dalam program Tiki Taka, dikutip dari Football Italia, Selasa (10/11/2020).


Ancelotti melatih Zlatan Ibrahimovic di PSG dan Cristiano Ronaldo di Real Madrid.


“Dia abadi, seperti Cristiano Ronaldo. Terus bermain itu mudah tetapi mereka tidak hanya bermain, mereka selalu mencetak gol dan itu tidak mudah," imbuhnya.


Ronaldo memasuki usia 35 tahun. Bintang Timnas Portugal itu baru-baru ini menyatakan akan tetap bermain hingga usianya mencapai 40 tahun. Sementara Zlatan sudah berusia 39 tahun dan masih menggila.


“Tidak pernah terjadi bahwa saya memberi tahu Cristiano untuk tidak bermain karena dia adalah pemain yang lebih baik dari yang lain. Anda tidak perlu menjadi ilmuwan untuk memahaminya."


Meski punya pemain abadi, Zlatan Ibrahimovic, Ancelotti menilai AC Milan harus tetap waspada. Yang terpenting di tim adalah keseluruhan, bukan hanya individu.


“Mereka mendapatkan hasil yang bagus tapi saya pikir AC Milan masih kehilangan sesuatu untuk berada di level Juventus dan Inter,” kata Ancelotti.


AC Milan sejauh ini mendominasi Liga Italia. Dari tujuh laga, pasuka Stefano Pioli belum terkalahkan.


“Namun, jangan lupa bahwa ini adalah musim yang aneh di Eropa, saya melihat hasil yang cukup mengejutkan. Beberapa pemimpin klasemen tidak bisa diprediksi di awal musim. Segalanya bisa terjadi," tegas Ancelotti.


Sumber: Football Italia

Tony Adams Desak Mikel Arteta Kembalikan Mesut Ozil ke Skuad Arsenal

Judi Online - Mantan bek Arsenal, Tony Adams mendesak Mikel Arteta untuk mengembalikan Mesut Ozil ke tim.

Judi Online Tony Adams Desak Mikel Arteta Kembalikan Mesut Ozil ke Skuad Arsenal

Pemain berusia 32 tahun yang kontraknya tinggal setahun lagi itu tersingkir dari skuad Arsenal untuk Premier League dan Liga Europa. 


Judi Online24jam Gudangproduk.com Ozil bagi saya adalah salah satu pemain kreatif terbaik di dunia. Apa yang dia perjuangkan saat ini adalah sisi pertahanan," kata Adams kepada Sky Sports, Selasa (10/11/2020).


Arsenal masih belum konsisten musim ini dan dan belum mencetak gol dari open play di Liga Inggris sejak mengalahkan Sheffield United pada Oktober lalu. 


"Untuk memenangkan liga, Arsenal membutuhkan pemain hebat, seperti Dennis Bergkamp. Kadang-kadang saya akan meminta Dennis untuk kembali menguasai bola dan melakukan sedikit untuk kami. Hanya itu yang perlu dilakukan Ozil," imbuhnya.


"Tapi ketika Anda menempatkan dia di samping dan memintanya untuk berlari, dia tidak maksimal. Tapi dengan adanya Thomas Partey, lini tengah semakin lengkap," imbuhnya.


"Saya selalu mengatakan Ozil adalah ceri di kue Arsenal. Tetapi sekarang kami memiliki beberapa gelandang yang stabilitas baik," katanya.


"Ceri itu akan menghiasi kue. Biarkan dia menjadi penyuplai untuk Aubameyang di tengah. Saya ingin melihat Ozil di belakang memberi umpan Aubameyang sepanjang hari," tegas Adams.


Ozil kini menjadi pesakitan di Arsenal. Selain tidak terpakai, gaji pemain berusia 32 tahun itu memberatkan operasional tim.


Sebelumnya, banyak kritikan dari para legenda untuk Mikel Arteta. Yang terpenting adalah memperjelas status Ozil, seperti yang diungkapkan Thierry Henry.


"Sekarang, Arteta perlu menangani kasus Ozil dan kasus lainnya. Namun, menangani kasus itu tidak bisa hanya berlangsung semalam," kata Henry.


"Arteta perlu mendatangkan pemain yang dibutuhkannya untuk menyesuaikan sistemnya dan itu membutuhkan waktu," imbuh peraih dua trofi Liga Inggris bersama Arsenal ini.


Tanpa Ozil, Arsenal gagal mencetak gol dalam tiga dari empat pertandingan terakhir mereka di Premier League. 


 


Sumber: Sky Sports via Sportsmole

Senin, 09 November 2020

Kiper Legendaris PSM yang Berikan Trofi Juara pada 2 Era Berbeda

Judi Online - Sosok Andi Ansar Abdullah pantas masuk dalam jajaran legenda PSM Makassar setelah menjadi satu-satunya kiper yang membawa Juku Eja meraih trofi juara di era berbeda. Pria kelahiran 10 Agustus 1968 ini menjadi bagian PSM saat menjadi juara Perserikatan 1992 dan Liga Indonesia 1999-2000. Ia juga tercatat membawa PSM bertengger di posisi runner-up pada musim 1993-1994, 1995-1996 dan 2001.

Judi Online Kiper Legendaris PSM yang Berikan Trofi Juara pada 2 Era Berbeda

Untuk turnamen lokal, Ansar juga membawa PSM Makassar menjuarai Piala Pardede 1999 dan Piala Jusuf pada tahun yang sama. Sementara di pentas internasional, Ansar bersama PSM jadi runner-up di Piala Bangabandhu 1996-1997 serta menembus 8 Besar Liga Champions Asia 2000-2001. Aksinya bersama tim Juku Eja mendapat pengakuan dari mendiang Henk Wullems, mantan Direktur Teknik PSM.


Judi Online24jam Gudangproduk.com "Ansar pantas masuk daftar kiper terbaik di Indonesia. Sayang, ia tidak pernah mendapat kesempatan membela Timnas Indonesia," ujar Henk kepada Bola.com dalam satu kesempatan wawancara.


Perjalanan karier Ansar sebagai kiper memang terbilang baik. Ia sudah berkostum PSM senior ketika masih duduk di bangku kelas tiga SMA di Makassar.


Saat itu, Ansar yang masih berusia 18 tahun memperkuat PSM pada turnamen Piala Surabaya 1987. Pada ajang itu, ia tampil cemerlang sebagai kiper utama. Satu diantaranya ketika PSM bermain imbang tanpa gol dengan Persebaya Surabaya.


"Tampil bersama PSM pada usia terbilang muda adalah lompatan besar pada awal karier saya. Apalagi, saya sebelumnya bermain sebagai bek kanan kala membela Madya Jaya, klub yang bermain di kompetisi internal PSM," kenang Ansar yang ditemui Bola.com di Makassar, Senin (8/11/2020) siang.


Menurut Ansar, ia beralih posisi karena kiper utama klubnya itu cedera. Ansar yang sebelumnya berstatus sebagai pemain cadangan di posisi bek kanan langsung mengambil kesempatan yang diberikan pelatih.


"Yang ada dalam benak saya saat itu adalah tampil bersama tim di lapangan bukan hanya duduk di bangku cadangan," kata Ansar yang juga pernah membela klub amatir Bangau Putera dan PS Libra di kompetisi internal PSM Makassar.


Sebelum melegenda bersama PSM Makassar, Ansar juga pernah merasakan atmosfer Liga Sepak bola Utama (Galatama), kompetisi semi profesional Tanah Air. Kala itu, ia memperkuat Makassar Utama, klub yang bermarkas di Stadion Mattoangin.


Ansar menyimpan kenangan tersendiri saat pertama kali bergabung di Makassar Utama. Pada suatu sore sepulang memperkuat PSM di Piala Surabaya 1987, Ronny Pattinasarani yang saat itu menangani Makassar Utama menyambangi kediaman Ansar.


"Saya kaget bukan kepalang. Bayangkan, pemain legenda PSM mengajak saya bergabung dengan tim yang ditanganinya. Saya sempat kehilangan kata-kata sebelum mengiyakan ajakan itu," tutur Ansar.


Seperti ketika memperkuat PSM, Ansar juga langsung menjadi kiper utama di Makassar Utama. Padahal, saat itu masih ada seniornya, Burhanuddin, yang kerap dipanggil memperkuat tim Liga Selection dan seleksi tim nasional Indonesia.


"Saya termotivasi dan bermain tanpa beban setelah mendapat suntikan motivasi dari almarhum Ronny. Beliau selalu bilang percaya dengan kemampuan saya dan meminta saya tak mengecewakannya," papar Ansar yang saat itu mendapat gaji Rp250 ribu perbulan, pendapatan yang terblang lumayan untuk ukuran pemain saat itu.


Ansar hanya dua musim bermain di Galatama menyusul keputusan pemilik Makassar Utama, Jusuf Kalla, membubarkan klubnya. Ansar pun sempat menjadi karyawan di Bosowa Grup dan memperkuat tim perusahan pada kompetisi Galakarya.


Setelah membawa Bosowa Grup menembus final Galakarya 1990, Ansar akhirnya kembali memperkuat PSM jelang musim 1991-1992. Pada musim inilah, nama Ansar mencuat setelah membawa PSM meraih trofi juara setelah mengalahkan PSMS Medan dengan skor 2-1 pada laga final yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno Senayan.


Pada musim berikutnya, Ansar kembali membawa PSM lolos ke final. Sayang, Juku Eja gagal mempertahankan gelar setelah takluk ditangan Persib Bandung dengan skor 0-2.


Setelah era penyatuan Perserikatan dan Galatama menjadi Liga Indonesia pada 1994, Ansar tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang PSM. Pada musim 1995-1996, ia kembali bersama PSM lolos ke final sebelum dikalahkan Mastrans Bandung Raya.


Empat tahun kemudian, tepatnya pada musim 1999-2000, Ansar bergantian dengan Hendro Kartiko menjaga gawang PSM yang kemudian meraih trofi juara dengan menekuk PKT Bontang 3-2 di partai final.


Selain Makassar Utama dan PSM, Ansar juga pernah membela Arema Malang (2003-2004) dan Persim Maros (2005). Bersama klub terakhir inilah Ansar kemudian memutuskan gantung sepatu dan beralih profesi menjadi pelatih kiper di PSM Pra Ligina dan PSM senior.

Hanya Ingin Membela Persib, Geoffrey Castillion Tak Masalah Shopee Liga 1 2020 Berganti Format

Judi Online - Penyerang Persib Bandung, Geoffrey Castillion, mengaku tak masalah dengan wacana perubahan format Shopee Liga 1 2020. Geoffrey Castillion mengaku, dirinya hanya ingin bisa kembali bermain sepak bola.

Judi Online Hanya Ingin Membela Persib, Geoffrey Castillion Tak Masalah Shopee Liga 1 2020 Berganti Format

Shopee Liga 1 2020 diputuskan ditunda ke Februari 2021. Ada rencana terkait perubahan format kompetisi menjadi dua wilayah agar bisa lebih mengefisienkan waktu penyelenggaraan.


Judi Online24jam Gudangproduk.com Geoffrey Castillion mengaku memang tidak senang dengan wacana perubahan format kompetisi. Namun, pemain asal Belanda mengaku tetap menyambut antusias demi bisa bermain kembali dengan Persib Bandung.


"Bagi saya itu bukan masalah. Mungkin itu solusi supaya kami bisa bermain lagi," kata Geoffrey Castillion seperti dikutip situs resmi klub, Senin (9/11/2020).


"Saya tidak senang dengan perubahan format kompetisi, akan tetapi di sisi lain saya senang jika boleh bermain lagi. Jadi, apapun yang terjadi nanti, saya hanya ingin bermain sepakbola," tegas pemain berusia 29 tahun itu.


Shopee Liga 1 2020 merupakan musim perdana Geoffrey Castillion berkarier di Indonesia bersama Persib Bandung. Mantan pemain Ajax itu langsung mencuri perhatian dengan torehan dua gol yang dalam tiga laga yang sudah dimainkannya.


Geoffrey Castillion memaklumi penundaan Shopee Liga 1 2020 ke 2021 terkait pandemi COVID-19 yang masih merebak di Indonesia. Namun, dirinya dan pemain Persib Bandung lainnya juga berharap untuk bisa mendapatkan kepastian terkait kompetisi.


"Kami hanya bisa menanti kapan bisa bermain lagi. Kami pun mencoba untuk tetap selalu siap tampil lagi ketika liga dimulai kembali," tegas Castillion.


Persib Bandung memang sedang tampil gemilang pada Shopee Liga 1 2020. Pasukan Robert Alberts berhasil menyapu bersih tiga pertandingan awal dengan kemenangan dan saat ini menjadi pemuncak klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin.